Senja, tidakkah kau melihatku ? Aku disini, di hatimu.
Tengoklah sebentar saja. Dekap aku sekali saja, senja.
Raga ini merindumu. Tangan ini ingin menjamahmu.
Jiwa mana lagi yang mampu tumbuh denganmu, kalau bukan aku ?
Apa lagi yang kau cari senja ? Keindahan semu ?
Aku tau aku tak seindah awan putih disana.
Namun, dia tak lebih baik dariku. Awan hitam ini masih sanggup mendekapmu lebih erat, senja. Tidakkah kau rasakan itu ?
Semburatmu melukiskan bagaimana kau sesungguhnya.
Air mukamu menunjukkannya. Tak sejuk. Tak indah.
Senja, ku mohon. Jika memang kau tak ingin, tolonglah aku.
Tolong bantu aku keluar dari labirin hatimu. Ini terlalu sulit untukku.
Kerap kali kucoba, namun tak bisa.
Senja, aku jatuh cinta padamu. Tolong.
Aku tak bisa menaklukkan pintu hatimu.
-Audrey
-Audrey
No comments:
Post a Comment